Beranda / News / Desa sebagai Pilar Bangsa: Pesan APDESI Merah Putih Mengawali Tahun 2026

Desa sebagai Pilar Bangsa: Pesan APDESI Merah Putih Mengawali Tahun 2026

 


 

Wartadesatv || Purwakarta – Memasuki Tahun Baru 2026, bangsa Indonesia kembali dihadapkan pada tantangan besar sekaligus peluang bersejarah dalam melanjutkan pembangunan nasional yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berakar kuat pada nilai-nilai kebangsaan. Dalam konteks inilah, desa tidak boleh lagi dipandang sebagai objek pembangunan semata, melainkan harus ditempatkan sebagai pilar utama bangsa, fondasi sosial, ekonomi, budaya, dan demokrasi Indonesia.

 

Desa adalah wajah asli Indonesia. Di sanalah nilai gotong royong tumbuh, kearifan lokal dijaga, dan ketahanan sosial dibangun dari generasi ke generasi. Oleh karena itu, ketika Presiden Republik Indonesia menetapkan Asta Cita sebagai arah besar pembangunan nasional, kami di APDESI Merah Putih meyakini bahwa keberhasilan Asta Cita sangat ditentukan oleh seberapa kuat desa dilibatkan, diberdayakan, dan dipercaya.

 

Asta Cita dan Relevansi Strategis Desa

 

Asta Cita Presiden menegaskan komitmen negara untuk memperkuat ideologi Pancasila, demokrasi, hak asasi manusia, kemandirian ekonomi, ketahanan pangan dan energi, pemerataan pembangunan, serta penguatan sumber daya manusia. Seluruh cita-cita besar tersebut sejatinya memiliki titik temu yang sangat kuat dengan desa.

 

Ketahanan pangan nasional, misalnya, tidak mungkin tercapai tanpa desa yang berdaulat atas pertaniannya. Kemandirian ekonomi nasional tidak akan kokoh tanpa desa yang memiliki BUMDes yang sehat, UMKM yang tumbuh, dan akses pasar yang adil. Bahkan penguatan ideologi Pancasila menemukan ruang praksisnya yang paling nyata di desa, melalui musyawarah, kebersamaan, dan semangat persatuan.

 

APDESI Merah Putih memandang bahwa Asta Cita harus diterjemahkan hingga ke tingkat desa secara konkret, bukan sekadar jargon kebijakan. Desa perlu diberi ruang inovasi, pendampingan yang berkualitas, serta regulasi yang berpihak agar mampu menjadi subjek pembangunan nasional.

 

Sinergi Pusat, Daerah, dan Desa: Kunci Keberhasilan 2026

 

Halaman: 1 2

Comment