“Jadi kalau kita berasumsi kerugian tersebut terjadi selama lima tahun dari 2018-2023 (Fajar.co.id, 27/2/2025) dengan angka konstan kerugian Rp193,7 T, maka dikali lima tahun angkanya nyaris menyentuh Rp1.000,” ujarnya.
Dengan demikian, asumsi dari mana sumber kerugian negara sebesar Rp1000 triliun akibat kasus korupsi Pertamina ini dapat dimengerti.
Untuk itu, Yakub sangat setuju jika pemerintah tegak lurus menghukum seberat-beratna para pelaku baik yang sudah terbukti maupun sedang dalam penyelidikan.
“Pemerintah wajib menyisir siapa saja yang terindikasi terlibat dalam kasus ini untuk diadili seberat-beratnya sesuai kerugian yang dialami negara akibat praktik yang mereka lakukan,” tekannya.
*Sisir dari Hulu Sampai Hilir*
Yakub bahkan meminta aparat penegak hukum agar memeriksa dari hulu sampai hilir siapa-siapa saja yang berpotensi terlibat dalam kasus ini.
“Kalau kita menyimak pernyataan yang dilontarkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) baru-baru ini, yang juga geram adanya kasus ini, mengungkapkan bahwa dirinya memiliki bukti rekaman dan notulen setiap rapat selama menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina. Rekaman-rekaman ini diyakini akan membuka tabir korupsi yang bisa didalami dalang dan pihak-pihak terkait,” katanya.
Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia itu lebih lanjut menyatakan, bila pemerintah berani dan siap untuk membongkar kasus ini, maka cukup Ahok dipanggil untuk memberikan keterangan lebih jauh dalam menguak perkara ini lebih detil.
“Sekarang begini, pak Ahok sudah speak-up, bahkan bersedia untuk “buka-bukaan”. Berani gak ini kasus dibuka lebih luas. Karena saya yakin, oknum-oknum yang tertangkap boleh jadi hanya beberapa. Sementara, yang ikut terseret dalam permainan ini (sebagaimana dinyatakan Ahok) mungkin jumlahnya jauh lebih banyak, sehingga penegak hukum bisa mengadili para pelakunya,” paparnya.
Yakub meyakini perkara ini tidaklah sesederhana yang dibayangkan. Ini bisa dilihat dari bentuk pembelaan-pembelaan yang ditunjukkan oleh pihak-pihak yang merasa khawatir kasus ini diungkap secara terang-terangan.
“Seperti sudah saya katakan bahwa kasus ini besar. Sehingga butuh komitmen, keseriusan, energi dan keberanian untuk mengungkapnya secara terbuka,” urainya.
Namun demikian, dirinya percaya di bahwa pemerintahan Prabowo Subianto yang terkenal tegas dan komitmen atas kepentingan rakyat, kasus ini akan tetap terbongkar.
“Siapa yang meragukan sosok pak Prabowo. Saya percaya dengan ketegasan beliau, kasus korupsi Pertamina ini akan terkuak dan siapa saja pelaku yang terlibat pasti akan terungkap,” pungkasnya.







Comment