Wartadesatv||Kebumen-Usai kegiatan Pemilu 2024, puluhan petugas Pemilu 2024 yang tersebar di Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo mengalami kelelahan usai menjalankan tugasnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dany Saputro menyebut sampai dengan tanggal 17 Februari 2024, di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Kebumen diketahui ada sepuluh petugas pemilu yang mengalami sakit. Sepuluh petugas tersebut tersebar di tiga kabupaten yaitu enam petugas di Kabupaten Purworejo, dan masing-masing di Kabupaten Banjarnegara dan Kebumen ada dua petugas. Pihaknya juga memastikan pelayanan kesehatan petugas pemilu tersebut dijamin penuh oleh Program JKN sesuai segmen kepesertaan masing-masing.
“Sepuluh petugas pemilu yang sakit itu dijamin biaya pengobatannya oleh program JKN, karena yang bersangkutan terdaftar dalam program JKN dan status kepesertaannya aktif,” ungkap Dany pada Sabtu (17/02/2024).
Pihaknya juga terus memantau perkembangan setiap waktunya terkait kondisi petugas pemilu pasca penyelenggaraan Pemilu 2024. Koordinasi juga terus dilakukan dengan fasilitas kesehatan baik itu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang nantinya akan memberikan pelayanan kesehatan.
“Kami sudah menjalin koordinasi dengan fasilitas kesehatan, apabila ada kendala bisa langsung disampaikan ke kami. Ada petugas kami yang standby untuk dapat segera menindaklanjuti kendala-kendala yang ditemukan di lapangan,” terang Dany.
Dany pun mengapresiasi peran pemerintah daerah dan stakeholder terkait dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi petugas pemilu. Menurutnya, proses kelancaran penjaminan JKN bagi petugas Pemilu, tidak lepas dari kerjasama dan kolaborasi yang baik antara Pemerintah Daerah yakni Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Daerah, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Daerah dan BPJS Kesehatan.
“Apresiasi kepada Pemda, KPU Daerah dan Bawaslu Daerah yang telah memastikan seluruh petugas pemilu terdaftar Program JKN sehingga jika ada petugas pemilu yang sakit, dapat segera mendapatkan akses pelayanan kesehatan,” kata Dany.







Comment