Wartadesatv || Karangsalam Banyumas – Sebagian besar masyarakat Jawa masih mempercayai bahwa pergantian tahun atau satu Suro memang istimewa dalam literatur adat. Di berbagai daerah banyak tradisi memperingati Tahun Baru Jawa sekaligus Islam ini. Tidak hanya dikalangan masyarakat jawa umumnya, bahkan di lingkungan Keratonpun masih diperingati dan dirayakan, sebagai contoh di Keraton Surakarta dan Yogyakarta, beragam ritual dan kerap digelar, begitu meriah,ramai dan semarak.
Bagi masyarakat Karangsari yang merupakan lingkungan yang berada di kawasan administrasi Desa Karang Salam Kecamatan Kemranjen Kabupaten Banyumas, pergantian tahun atau istilah lingkungan lebih akrab dengan sebutan suron ( suroan) tetap menjadi agenda tahunan, dimana masyarakat bersama-sama membuat nasi bungkus ( takiran) yang dikumpulkan disuatu tempat sebagai pusat acara untuk kemudian diadakan ritual dengan membuka riwayat atau sejarah.
Baca juga : Terlambatnya Pencairan Dana Bos Menjadi Salah Satu Faktor Timbulnya Permasalahan Dunia Pendidikan Di bawah
Dengan mengingat dan mengulas tentang adat dan sejarah, hal ini dilakukan dengan harapan tetap tercipta kerukunan dan semangat gotong royong yang diwariskan oleh nenek moyang. Tokoh adat atau sesepuh selalu berpesan agar selalu melestarikan titipan budaya leluhur dan bisa mengambil hikmah didalamnya.








Comment