Di akhir acara, para tamu undangan mendapatkan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustad Ade abdul Azis dari MUI Nagreg. Beliau menyampaikan pentingnya nilai silaturahmi dan saling memaafkan setelah Hari Raya Idul Fitri.
“Sejarah awal halal bihalal sudah ada sejak zaman Orde Baru hingga menjadi kebiasaan setelah lebaran, terutama dikalangan pemerintahan yang sering menggelar acara ini hingga sekarang,” ujar Ade Azis.
“Semoga kita semua mendapatkan keberkahan setelah lebaran, senantiasa diberi kesehatan dan rezeki berlimpah. Aamiin,” pungkasnya. Acara diakhiri dengan sesi ramah tamah sebagai bentuk terima kasih dari pihak kecamatan kepada seluruh tamu undangan yang telah menghadiri acara tersebut.







Comment